Batu Bacan Tetap Populer

Batu bacan doko super. Batu bacan doko super.

Ketenaran batu bacan tetap tidak merosot. Jenis batu ini terus diburu para penggemarnya hingga sekarang. Meskipun saat ini semakin banyak jenis batu lain dari beragam daerah, batu bacan tetap memiliki posisi tersendiri di hati batu mania.

Pecinta batu tetap menjadikannya sebagai ikon yang tak dapat ditinggalkan. Belum lengkap rasanya bisa belum memiliki batu jenis ini dalam daftar koleksi.

Tidak hanya penggemar dalam negeri, pecinta batu dari luar negeri pun terus memburu batu bacan asal Palamea dan Doko di Kecamatan Kasiruta Barat, Kabupaten Halmahera Selatan tersebut.

Bahan batu bacan Palamea dan Doko awalnya berwarna hitam pekat, terbungkus kulit karang, tak tembus cahaya. Setelah dipotong dan dihaluskan, batu itu pun berubah menjadi berwarna hijau bersih.

Para penggemar batu menggunakan berbagai cara untuk memperoleh warna khas batu bacan. Ada yang merendamnya dalam air, dijemur matahari, dan sebagainya. Suhu panas dan dingin yang ekstrim konon bisa mempercepat keluarnya warna mempesona pada batu bacan.

Awalnya, batu ini secara tidak sengaja ditemukan warga lokal saat mencari dammar di hutan yang berbukit terjal. Namun setelah batu itu iseng-iseng diolah, ternyata memiliki nilai jual tinggi. Wajar jika kemudian warga yang semula pencari damar, kini menjadi pencari batu bacan.

Last modified on 08 Jan 2017

Media